iklan 728x90



Buat Yang Udah Nikah, Mau Nikah, Punya Niat Untuk Nikah Sebarkan kepada orang-orang yang kalian kenal. Dan mudah-mudahan bermanfaat di hari ini, di dapet dari tulisan MOH. ISNAENI H., (IH)

Bertengkar adalah fenomena yang sulit dihindari dalam kehidupan berumah tangga, kalau ada seseorang berkata: “Saya tidak pernah bertengkar dengan isteri saya!” Kemungkinannya dua, boleh jadi dia belum beristeri, atau ia tengah berdusta. Yang jelas kita perlu menikmati saat-saat bertengkar itu, sebagaimana lebih menikmati lagi saat saat tidak bertengkar. Bertengkar itu sebenarnya sebuah keadaan diskusi, hanya saja dihantarkan dalam muatan emosi tingkat tinggi.

Kalau tahu etikanya, dalam bertengkar pun kita bisa mereguk hikmah, betapa tidak, justru dalam pertengkaran, setiap kata yang terucap mengandung muatan perasaan yang sangat dalam, yang mencuat dengan desakan energi yang tinggi, pesan-pesannya terasa kental, lebih mudah dicerna ketimbang basa basi tanpa emosi. Tulisan ini murni non politik, jadi tolong jangan tergesa-gesa membacanya. Bacalah dengan sabar, lalu renungi dengan baik, setelah itu…terapkan dalam keseharian kita……. Setuju friend’s…???

Suatu ketika seseorang berbincang dengan orang yang akan menjadi teman hidupnya, dan salah satunya bertanya: "Apakah ia bersedia berbagi masa depan dengannya, dan jawabannya tepat seperti yang diharap. Mereka mulai membicarakan : seperti apa suasana rumah tangga ke depan.

Salah satu diantaranya adalah tentang apa yang harus dilakukan kala mereka bertengkar. Dari beberapa perbincangan hingga waktu yang mematangkannya, tibalah mereka pada sebuah Memorandum of Understanding, bahwa kalaupun harus bertengkar, maka :

1. Kalau bertengkar tidak boleh berjama’ah, cukup seorang saja yang marah-marah.
Yang terlambat mengirim sinyal nada tinggi harus menunggu sampai yang satu reda. Untuk urusan marah pantang berjama’ah, seorangpun sudah cukup membuat rumah jadi meriah. Ketika seorang marah dan saya mau menyela, segera ia berkata “STOP” ini giliran saya ! Saya harus diam sambil istighfar. Sambil menahan senyum saya berkata dalam hati : “kamu makin cantik kalau marah, makin energik…”

Dan dengan diam itupun saya merasa telah beramal sholeh, telah menjadi jalan bagi tersalurkannya luapan perasaan hati yang dikasihi… “duh kekasih .. bicaralah terus, kalau dengan itu hatimu menjadi lega, maka dipadang kelegaan perasaanmu itu aku menunggu ….”.

Demikian juga kalau pas kena giliran saya “yang olah raga otot muka”, saya menganggap bahwa distorsi hati, nanah dari jiwa yang tersinggung adalah sampah, ia harus segera dibuang agar tak menebar kuman, dan saya tidak berani marah sama siapa siapa kecuali pada isteri saya :-) . Maka kini giliran dia yang harus bersedia jadi keranjang sampah. pokoknya khusus untuk marah, memang tidak harus berjama’ah, sebab ada sesuatu yang lebih baik untuk dilakukan secara berjama’ah selain marah :-) .

2. Marahlah untuk persoalan itu saja, jangan ungkit yang telah terlibat masa (maksudnya masa lalu kita).
Siapapun kalau diungkit kesalahan masa lalunya, pasti terpojok, sebab masa silam adalah bagian dari sejarah dirinya yang tidak bisa ia ubah.

Siapapun tidak akan suka dinilai dengan masa lalunya. Sebab harapan terbentang mulai hari ini hingga ke depan. Dalam bertengkar pun kita perlu menjaga harapan dan bukan menghancurkannya. Sebab pertengkaran di antara orang yang masih mempunyai harapan, hanyalah sebuah foreplay, sedang pertengkaran dua hati yang patah asa, menghancurkan peradaban cinta yang telah sedemikian mahal dibangunnya.

Kalau saya terlambat pulang dan ia marah, maka kemarahan atas keterlambatan itu sekeras apapun kecamannya, adalah “ungkapan rindu yang keras”. Tapi bila itu dikaitkan dengan seluruh keterlambatan saya, minggu lalu, awal bulan kemarin dan dua bulan lalu, maka itu membuat saya terpuruk jatuh. Bila teh yang disajinya tidak manis (saya termasuk penimbun gula), sepedas apapun saya marah, maka itu adalah “harapan ingin disayangi lebih tinggi”. Tapi kalau itu dihubungkan dengan kesalahannya kemarin dan tiga hari lewat, plus tuduhan “Sudah tidak suka lagi ya dengan saya”, maka saya telah menjepitnya dengan hari yang telah pergi, saya menguburnya di masa lalu, ups…! saya telah membunuhnya, membunuh cintanya.

Padahal kalau cintanya mati, saya juga yang susah … OK, marahlah tapi untuk kesalahan semasa, saya tidak hidup di minggu lalu, dan ia pun milik hari ini …..

3. Kalau marah jangan bawa-bawa keluarga 
Saya dengan isteri saya terikat baru beberapa masa, tapi saya dengan ibu dan bapak saya hampir berkali lipat lebih panjang dari itu, demikian juga ia dan kakak serta pamannya. Saya tidak akan terpantik marah bila cuma saya yang dimarahi, tapi kalau ibu saya diajak serta, jangan coba coba.

Begitupun dia, semenjak saya menikahinya, saya telah belajar mengabaikan siapapun di dunia ini selain dia, karenanya mengapa harus bawa bawa barang lain ke kancah “awal cinta yang panas ini”. Kata ayah saya : “Teman seribu masih kurang, musuh satu terlalu banyak”. Memarahi orang yang mencintai saya, lebih mudah dicari ma’afnya dari pada ngambek pada yang tidak mengenal hati dan diri saya..”. Dunia sudah diambang pertempuran, tidak usah ditambah tambah dengan memusuhi mertua!

4. Kalau marah jangan di depan anak-anak
Anak kita adalah buah cinta kasih, bukan buahkemarahan dan kebencian. Dia tidak lahir lewat pertengkaran kita, karena itu, mengapa mereka harus menonton komedi liar rumah kita. Anak yang melihat orang tuanya bertengkar, bingung harus memihak siapa. Membela ayah, bagaimana ibunya. Membela ibu, tapi itu ‘kan bapak saya. Ketika anak mendengar ayah ibunya bertengkar :

* Ibu : “Saya ini cape, saya bersihkan rumah, saya masak, dan kamu datang main suruh begitu, emang saya ini babu ?!!!”

* Bapak : “Saya juga cape, kerja seharian, kamu minta ini dan itu dan aku harus mencari lebih banyak untuk itu, saya datang hormatmu tak ada, emang saya ini kuda ????!!!!

* Anak : “…… Yaaa … ibu saya babu, bapak saya kuda …. terus saya ini apa ?”

Kita harus berani berkata : “Hentikan pertengkaran !” ketika anak datang, lihat mata mereka, dalam binarannya ada rindu dan kebersamaan. Pada tawanya ada jejak kerjasama kita yang romantis, haruskah ia mendengar kata bahasa hati kita ???

5. Kalau marah jangan lebih dari satu waktu shalat.
Pada setiap tahiyyat kita berkata : “Assalaa-mu ‘alaynaa wa ‘alaa’ibaadilahissholiihiin” Ya Allah damai atas kami, demikian juga atas hamba-hambamu yg sholeh….

Nah andai setelah salam kita cemberut lagi, setelah salam kita tatap isteri kita dengan amarah, maka kita telah mendustai Nya, padahal nyawamu ditangan Nya.

OK, marahlah sepuasnya kala senja, tapi habis maghrib harus terbukti lho itu janji dengan Ilahi …. Marahlah habis shubuh, tapi jangan lewat waktu dzuhur, Atau maghrib sebatas isya … Atau habis isya sebatas….??? Nnngg .. Ah kayaknya kita sepakat kalau
habis isya sebaiknya memang tidak bertengkar … :-) .

6. Kalau kita saling mencinta, kita harus saling mema’afkan
Tapi yang jelas memang begitu, selama ada cinta, bertengkar hanyalah “proses belajar untuk mencintai lebih intens”. Ternyata ada yang masih setia dengan kita walau telah kita maki-maki.


READ MORE
 
Dalam Menjalani kehidupan Kata-kata Bijak Bill Gates ini akan menjadi dukungan untuk kita. Dukungan dari dalam diri kita memiliki peranan sangat penting. wahw33d pagi ini mau bagi-bagi Kata-kata bijak bill gates. Siapa tidak kenal Bill Gates? Pendiri perusahaan software raksasa Microsoft ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Dia juga dikenal sebagai dermawan yang banyak sekali menyumbangkan uang bagi aktivitas kemanusiaan melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

Dalam beberapa kesempatan, drop out dari Universitas Harvard ini mengemukakan beberapa quote yang mungkin bisa menginspirasi. Berikut beberapa di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber:


- Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir hal itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk banyak membaca.


- Saya gagal dalam beberapa subyek saat ujian, namun teman saya lulus semuanya. Sekarang dia bekerja sebagai seorang insinyur di Microsoft dan saya adalah pemilik Microsoft.


- Jika Anda tidak bisa membuatnya dengan baik, setidaknya buatlah terlihat baik.


- Tidak masalah untuk merayakan kesuksesan, namun lebih penting untuk memperhatikan pelajaran dari kegagalan.


- Berlakulah baik kepada para nerds. Ada kemungkinan Anda akan bekerja untuk salah satu dari mereka.


- Dalam bisnis ini, saat Anda menyadari sedang berada dalam masalah, sudah terlambat untuk menyelamatkan diri. Kecuali Anda ketakutan setiap saat, Anda musnah.


- Teknologi hanyalah alat. Untuk membuat anak-anak bekerja sama dan memotivasi mereka, guru adalah yang paling penting.


- Jika Anda pikir guru Anda adalah orang yang keras, tunggulah sampai Anda memiliki bos.


- Televisi bukanlah kehidupan yang nyata. Di kehidupan sebenarnya, orang-orang harus meninggalkan warung kopi dan pergi bekerja.


- Jangan merengek-rengek tentang kesalahan Anda, belajarlah dari kesalahan itu.


- Saya yakin jika Anda menunjukkan orang permasalahannya dan menunjukkan pada mereka solusi, mereka akan bergerak untuk beraksi.


- Saya mengambil langkah raksasa dan segera. Jika Anda berada di tempat dan waktu yang tepat dan memiliki visi ke mana teknologi baru akan menuju namun Anda tidak beraksi, Anda tidak akan pernah bisa sukses.


http://inet.detik.com/read/2012/03/28/094721/1878484/398/12-kalimat-inspiratif-bill-gates?i991101mainnews
READ MORE
http://tuwowo.files.wordpress.com/2009/11/cemas.jpg

Sebagai seorang wanita yang cantik, Dina memiliki hampir segala yang diimpikan kaum wanita. Parasnya ayu, manies dan selalu enak dipandang. Bentuk hidung, mata, alis, bulu mata hingga ke garis pipi yang tertata indah bak bulu perindu diatas bintang timur diwaktu senja. Posturnya tubuhnya sangat ideal untuk seorang wanita. Kulitnya yang putih dan jenis rambutnya yang panjang hitam bergelombang menambah nilai keaggunannya. Kemolekan lekuk tubuhnya menyebabkan ia sering disebut wanita terseksi.

Dina, seorang wanita karir pada salah satu perusahaan swasta besar di Ibukota, termasuk wanita yang cerdas. Ditunjang pendidikan formalnya yang merupakan alumni Pasca Sarjana Komunikasi Universitas ternama. 
 
Loyalitas terhadap perusahaan tidak diragukan lagi, sehingga menjadikan dirinya sebagai salah satu ’maskot’ pegawai diperusahaannya. Tak heran bila karirnya bagai ’rising’ star. belum sepuluh tahun bekerja, dia sudah menduduki jabatan penting, setingkat Department Head (Kepala Bagian). Dikenal dekat dengan bawahan. Suppel dan mampu berkomunikasi dengan baik dengan jajaran pimpinan. Tipikal Dina selalu menjadi bahan pembicaraan dikalangan pegawai, gunjingan hingga tentu saja ’fitnah’ dari orang-orang yang tidak menyukainya. Apalagi ketika terdengar kabar bahwa dia akan dipromosikan menjadi salah satu deputy kepala divisi.
’ah…paling dengan keseksiannya’ kata mereka yang tidak suka.
 
—oooOooo—
”Ibu mau kemana….?” tanya Fitri, puteri bungsunya
”Ibu mau berangkat ke kantor nak…” jawab Dina, sambil merapihkan pakaiannya
”Kok masih gelap bu….bareng ayah gak bu…?” tanya Fitri lagi dengan bahasa anak yang agak cadel
”Ayah khan belum pulang nak. Masih di Bandung…” jawab dina, tanpa memalingkan wajah dari cermin hiasnya
Jam masih menunjukkan pk. 04.25 pagi. Hari masih gelap. Anak-anaknya masih terlelap, kecuali Fitri yang terbangun karena mendengar suara peralatan riasnya.
”Aku tidak boleh terlambat…aku harus tiba sebelum Bos dan Klienku datang..” pikir Dina dalam hati
”Bu, aku masih mau tidur….” kata Fitri
”Iyya nak….”
.Dina mencium kening anak puteri satu-satunya itu. Dengan penuh kasih sayang dipeluknya erat sambil berkata pelan, ”Nanti sekolah sama si Mbok ya….sarapan disekolah juga gak apa-apa kok…Ibu harus berangkat pagi-pagi…”
”Ah, Ibu…kemarin sudah pegi pagi…kemarinnya lagi pagi, sekarang pagi lagi…” keluh Fitri, dengan menggeleng-gelengkan kepalanya
”Fitri, Ibu bekerja juga untuk Fitri. Untuk sekolah Fitri dan Adit…..untuk membelikan Fitri rumah-rumahan dan masak-masakan…” jawab Dina pelan
”Tapi Ibu selalu pulang malam. Fitri gak pernah tidur bareng Ibu. Makan sama si Mbok…sekolah juga sama si Mbok….” keluh Fitri lagi sambil menggulingkan tubuhnya.
”Fitri, Ibu mau berangkat…..kamu berangkat sama si Mbok ya…!” seru Dina dengan sedikit keras dan wajah agak memerah.
Dina segera keluar kamar. Dia memang tidur bersama anak puterinya yang masih berusia tiga tahun. Ketika akan membuka pintu kamar, Dina menyempatkan diri melihat raut wajahnya dicermin.
Terlihat jelas rona merah diwajahnya. Warna kulitnya yang putih menambah kejelasan ’rona merahnya’. Dina menghela nafas panjang, kemarahan sesaat telah merubah tutur bahasanya. Sudah merubah pula paras ayunya…
”Huh…Fitri selalu membuat aku marah….Fitri sering memperlambat jalanku ke kantor…” keluhnya sambil mengusap keringat didahinya.
”Ah sudah pk. 04.45…aku bisa terlambat …”
Dina mempercepat langkahnya. Sampai diteras rumah keraguan muncul dihatinya….Dia belum sempat bicara dengan Adit, anak sulungnya…
”Ah dia khan sudah tujuh tahun. Sudah lebih besar. Dia pasti ngerti lah…”
—oooOooo—
Presentasi mengenai pengembangan perusahaan, khususnya bidang komunikasi, kemitraan dan pemasaran yang dipaparkan Dina memdapatkan sambutan luar biasa dari Stake Holder (Pemegang Saham, Komisaris, Jajaran Direksi dan Mitra Kerja). Sambutan itu ditandai dengan tepuk tangan meriah sambil berdiri dan ucapan selamat yang seolah tak putus.
Senyum sumringah tersembul dari wajah Dina. Perasaan puas memenuhi rongga hatinya. Dia menghela nafas panjang. Memejamkan mata sesaat….”Akhirnya aku berhasil….”
Untung aku bisa mempersiapkan diri dengan baik. Untung juga aku tiba lebih awal sehingga bisa mengkondisikan semuanya…….
”Dina selamat ya….tidak sia-sia kami menempatkan kamu sebagai Dept Head Promosi & Kemitraan…..” kata seorang Direksi sambil menjabat erat tangan Dina.
Jabatan tangan yang terasa ’lain’. Terasa ada getaran ’hangat’ yang menjalar melalui jari-jari terus hingga pangkal tangan, dan meluncur deras dihati. Jantung berdegup kencang…entah perasaan apa itu. Yang jelas perasaan itu membuatnya pikirannya ’kacau’, hatinya diliputi oleh suatu misteri..entah misteri apa
”Dina, kerja kamu luar biasa…..masih muda, cantik, jenius….tak salah jika Perusahaan memberimu posisi tsb…..” kata seorang Komisaris
Pujian komisaris menambah kencang degup jantungnya…seolah darah berhenti mengalir. Seolah kaki sulit untuk digerakkan. Dengan menghirup nafas pelan, Dina membalas pujian tsb
”Terima kasih Pak..terima kasih…semua berkat bantuan dan bimbingan Bapak…”
”Berapa usiamu sekarang… adakah 40…?” tanya Komisaris itu lagi
Dina tersipu malu…..rona merah kembali menghiasi wajahnya….
”Saya baru 34…. Pak…” jawab Dina sambil tertunduk malu
”Wow…Surprise…kita memiliki calon direksi termuda. Cantik, jenius dan ber-visi…semoga kamu sukses ya….”
Dina terkesima. Tak percaya. Calon direksi….? ah, gak mungkin… aku salah dengar….
—oooOooo—
Minggu, pk. 04.00 Dina terbangun.
Ohhhhh….lelah pikiran dan badannya membuatnya agak sedikit malas untuk bangun. Namun undangan stake holder untuk sekedar minum kopi pagi di Kafe Padang Golf mengharuskan dia untuk segera bergegas…..
”Ah….ngantuknya…..”
Dina kembali merahkan badannya….rasanya dia ingin meliburkan diri bersama anak-anaknya….terutama Fitri yang kemarin membuatnya sedikit marah….
Tapi…undangan Direksi dan Komisaris adalah sebuah ’Perintah’…laksana titah Raja yang harus dijalankan, meskipun hanya ajakan sambil lalu…
”Ahhhh…..”
Dina mulai menyiapkan diri. Mandi pagi dan sedikit bersolek….tampil agak cantik dan…hmmmm..seksi dikit rasanya tidak apa-apa. Toh akan bersantai bersama orang-orang penting ’penguasa’ kantor….’apalagi bila….bila ada yg tertarik padaku…’ pikirnya..
’ah pikiran ngelantur…..’ pikirnya lagi
”Ibuuuu….Tolong tiduri aku Bu….” seru Adit sambil berjalan pelan dan membawa bantal guling yang sarung entah kemana
”Adiiit….?” tanyanya heran
”Adiit….” seru Dina kembali. Heran, tidak biasanya Adit bangun pagi dan pindah ke kamarnya.
”Ibuuu…tolong tiduri aku bu…semalam aku gak bisa tidur…aku kepikiran Ayah….aku ingin bermain bersama Ayah….”
”Adit. Hari ini Ibu masuk kantor….Ibu akan bertemu Bos di kantor…” jawab Dina
”Ibuuu…tolong tiduri aku…aku ngantuk …pengen tidur bareng Ibu…” pinta Adit, kemudian merebahkan kepalanya di pangkuan Dina, Ibundanya…
Dina terdiam. Hatinya semakin membuncah….perasaan malas memenuhi undangan Direksi kembali muncul….tapi motivasi untuk memperlihatkan loyalitas demikian tinggi…dus, dia sudah berdandan seksi.
Diusap-usap perlahan kepala Adit. Rambutnya yang sedikit ikal bergelombang mirip seperti rambutnya. Bentuk wajahnya yang agak oval dan halus merujuk pada ayahnya…
”ahhh..aku jadi ingat Mas Darman. Wajah Adit mirip ayahnya….semalam dia memberi kabar kalau Meeting di bandung diperpanjang karena banyak Klien baru yang ikut datang….” bathin Dina dalam hati….seketika ia merasa bersalah dengan suaminya.
”Adiiit, Ibu harus pergi sayang…..Ibu harus masuk kantor…..”
”Tapi buu…” Adit tidak bisa meneruskan kalimatnya, karena Dina mengangkat kakinya perlahan, sehingga kepala Adit berpindah ke bagian pinggir tempat tidur.
Dina meneruskan riasannya dimuka cermin yang ada di sisi kanan tempat tidurnya. Bibirnya diolesi lipstick tipis warna merah muda, sesuai dengan pakaian yang dikenakannya. Pakaian terbaik yang dimilikinya, hadiah Ulang Tahun dari Mas Darman suami tercinta.
 
”Mas Darman pasti akan silau bila melihat aku sekarang. Pasti akan memujiku ’Cantiiik’..hehehe…sayang dandananku saat ini untuk orang lain….”
”Huk..huk..huk..” suara batuk kecil beriak keluar dari mulut Adit
”Adiit, kamu batuk. Jajan apa kamu kemarin” tanya Dina sambil terus memainkan penghalus bedak dipipinya
 
”Huk..huk..huk..” suara itu kembali terdengar
 
“Mboookkk….tolong ambilkan air putih hangat. Adit batuk nih” teriak Dina dari dalam kamarnya
Tepat pk. 05.00 Dina meluncur menuju Kafe Padang Golf. Perjalanan akan memakan waktu 30 menit. Cukuplah. Karena pertemuan dan sarapan kopi pagi baru akan dimulai pk. 06.00. Tapi biasanya banyak yang sudah datang dengan perlengkapan stick golf, termasuk pemilihan ’caddy’ pendamping permainan golfnya nanti.
 
—oooOooo—
 
Dina sangat menikmati suasana Kopi Paginya. Dia begitu cepat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Tidak ada lagi perasaan canggung, malu dan minder bercengkerama dengan jajaran Direksi, Komisaris dan Pimpinan Unit Mitra Kerja. Apalagi dalam acara yang dikemas secara informal ini. Seolah ia sudah menjadi bagian dari mereka. Jajaran elit perusahaan.
 
”Penuhi jiwa ini dengan satu rindu…rindu untuk mendapatkan rahmat-Mu…meski tak layak ku harap debu Cinta-MU” ringtone HP Dina berbunyi….
”Maaf Pak,,,,,,,” Dina tak sanggup meneruskan kata-katanya untuk meminta ijin mengangkat Hpnya
”Silakan ..silakan….ini suasana santai kok” jawab salah seorang Direksi
”Permisi Pak”
”Meski begitu ku akan bersimpuh… Penuhi jiwa ini dengan satu rindu…rindu untuk mendapatkan rahmat-Mu….” ringtone itu terus berbunyi…
Ditempat yang agak jauh dari kerumunan orang Dina mengangkat Hpnya…
”Hallo….” sapanya
”Bu…kamu ada dimana sekarang….?” tanya suara disana dengan lembut
”Sedang bersama Direksi dan komisaris di kantor.. Yahas…” jawab Dina
Ohhh,…ternyata dari mas Darman, suaminya. Dina terbiasa memanggilnya Ayah, menyesuaikan diri dengan panggilan anak-anaknya
”Loch emangnya masuk… ?” tanya Mas Darman lagi
”Iyya Yah…”
”kapan pulangnya…Adit sakit di rumah kata si Mbok…”
”nanti siang…..atau mungkin juga sore…”
”Yaa sudah…biar Ayah saja yang pulang segera”
 
—oooOooo—
Pk. 15.30 Dina kembali kerumahnya. Sarapan Kopi Pagi di kafe Padang Golf ternyata diteruskan dengan acara ramah tamah dan meeting informal dengan Mitra Kerja dan Klien. Beberapa Kontrak Kerja ’deal’ setengah kamar dalam ramah tamah itu. Dina baru mengetahui kalau banyak ’deal’ ’deal’ kontrak kerja yang putus di Kafe, Padang Golf serta jamuan makan. Mungkin karena lebih santai dan informal….pikirnya, sehingga lebih mudah untuk bicara dari hati ke hati
 
Tiba di ujung jalan pemukiman, Dina melihat banyak orang berduyun menuju satu rumah dengan membawa nampan, rantang dan gelas-gelas kecil.
”Ada apa ini…?” tanya Dina dalam hati
Ada bendera kuning terikat di atas tiang listrik tepi jalan…
”Ohh ada yang meninggal….”
Dina mempercepat langkahnya. Ia juga ingin melayat. Ia tak ingin juga tertinggal dalam urusan sosial di lingkungannya….
Tak berapa lama Dina tersentak. Kakinya kaku tak bisa digerakkan….dia melihat banyak orang berkerumun dipekarangan rumahnya. Kebanyakan ibu-ibu dan wanita yang mengenakan pakaian berwarna gelap dan berkerudung. Bapak-bapak ada di ruang tengah…
”ohh…apakah…apakah…..”
”Tidaaaakkkkkkkkk”
 
Dina mencoba untuk berlari. Namun kakinya semakin sulit bergerak.
Air mata Dina deras mengalir ketiak ia melihat seorang bapak berpeci hitam dan berpakaian muslim putih sedang melantunkan ayat-ayat Qur’an. Dari suaranya tersendat terlihat jelas bahwa Bapak itu menahan tangis. Kadang sesegukan sesekali menghambat laju bacaan Qur’annya..
 
”Mas Darman…..Ayahhhhhh” seru Dina setengah berteriak
“Ayah siapa yang meninggal Yah….?” tanya Dina kepada Bapak yang sedang mengaji tadi
”Ayah..siapa yah….?” tanyanya lagi
Bapak tadi tidak menjawab. Telunjuk jarinya mengisyaratkan bahwa Dina bisa membuka kain kafan yang belum tertutup
Dengan sedikit merangkak, Dina berjalan tersendat, dan membuka kain kafan penutup wajah si mayit.
”Yaa Allah…Aadiiitttt” Dina langsung memeluk tubuh jenazah itu
”Maafkan Ibu Nak….maafkan Ibu nak…….” teriak Dina keras, membuat seisi rumah menoleh kepadanya. Bahkan beberapa orang yang berada di luar juga berlari kearah rumah
”Adddiiiiittttt….Sini nak…Ibu akan tiduri kamu…Ibu akan tidur bersamamu Nak…..”
”Addiiittttt bangun nak..Ibu sudah pulang…Ibu sudah pulang nak….”
”Ibu ingin tidur bersama mu….”
Dina meraung keras seperti anak kecil yang kehilangan orang tuanya….air matanya mengalir deras. Tak kuasa menahan sedih. Rasanya ingin sekali ia menggoyang-goyangkan tubuh kaku itu agar kembali bergerak….namun Mas Darman segera merangkulnya. Memeluknya. Dan mencium keningnya…
”Bu….ini salah kita..salah Ayah….Ayah terlalu sering meninggalkan keluarga..”
”Bukan Yah…ini salah Ibu…tadi pagi Adit minta ditemani tidur, tapi Ibu tolak…”
”Ya sudahlah…ini salah kita semua. Adit terkena paru-paru basah akut. Dan terlambat ditolong…..”
 
—oooOooo—
Anak, isteri, suami dan keluarga adalah perhiasan dunia. Perhiasan yang paling indah adalah istri yang sholeh (Amar’atush-Sholihah), suami yang adil (’imamun ’adilun) dan anak-anak yang mendoakan orang tuanya (awaladdun sholihin yad’ulah)
Salam ukhuwah elha
http://www.dikutip.com/2011/04/kisah-nyata-yang-mengharukan-tiduri-aku.html
http://noveloke.co.cc/cooment.gif
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
READ MORE
Hampir semua permukaan kulit wanita sensitif untuk dipengang pria. tapi ada Bagian Tubuh Wanita Yang Cepat Terangsang. Bagian tubuh wanita masih menjadi misteri bagi pria di dunia ini. Tentu saja kaum pria sangat penasaran untuk mengetahui bagian tubuh wanita yang dapat membuat wanita terangsang dan melayang sampai ke langit ketujuh. Tetapi harus diingat bahwa setiap wanita belum tentu memiliki daerah sensitif yang sama. Namun secara umum inilah daerah paling sensitif yang dapat membuat wanita terangsang ketika disentuh.






Jangan berpikir daerah lain wanita terlebih dahulu. Bibir menempati urutan paling atas untuk daerah sensitif wanita. Berikan jilatan, isapan, gigitan kecil saat berciuman yang tentunya dengan penuh kehangatan dan kelembutan. Saat ciuman seperti ini dimainkan, wanita akan mudah terangsang dan akan membiarkan pria untuk melakukan tahap berikutnya.




Pria mana yang tidak mengenal area kewanitaan ini? Saking berhasratnya, bahkan seringkali tidak sabar untuk memasukinya saat sedang bercinta. Vagina atau klitoris dapat dirangsang dengan menggunakan jari, lidah, atau kombinasi keduanya. Dalam Vagina ada organ yang paling sensitive yaitu G-Spot. Seandainya pria berhasil menemukan titik G-spot ini, akan membuat wanita mencapai kepuasan orgasme yang maksimal. Namun tidak semua wanita dapat dengan mudah ditemukan titik G-Spot nya. Dengan meminta wanita untuk membimbingnya ke daerah sensitif pada vagina, diharapkan akan membantu untuk menemukan dimana G-Spot tersebut berada.




Tentu saja payudara juga merupakan daerah favorit bagi kaum pria. Payudara merupakan daerah sensitif yang enak dipegang dan lembut saat diremas. Anda bisa memberikan rangsangan pada payudara dengan cara diisap, dikulum, atau dimainkan dengan lidah serta gigitan kecil.




Mungkin sebagian pria akan heran dengan daerah satu ini. Tapi faktanya para wanita sangat senang ketika pria memegang pergelangan tangannya. Saat mulai melakukan foreplay, cobalah untuk mencium dan mengusap pergelangan tangan istri anda untuk melihat respond an seberapa terangsangnya istri anda. Cara ini akan membuat foreplay semakin dinikmati oleh istri anda.




Telinga adalah daerah sensitive yang membuat wanita cepat panas. Anda dapat merangsangnya dengan cara menjilat, menghisap, dan mencium telinga pasangan anda. Tambahkan dengan membisikkan kata-kata mesra di telinga pasangan anda, makan dijamin dia akan menggelinjang menikmatinya.




Hanya dengan bernapas saja pada bagian leher, wanita dapat merasakan rangsangannya. Apalagi bila anda menggunakan lidah atau gigi untuk merangsangnya. Anda bisa juga menggunakan tangan untuk mengangkat rambut pasangan anda secara perlahan, lalu mulai menciumi leher pasangan dan kemudian benamkan gigi anda dengan memberikan sentuhan lembut pada leher. Pijatan sensual pada leher juga merupakan teknik ampuh saat melakukan foreplay dengan pasangan.




Kaki memiliki banyak sekali titik saraf termasuk saraf yang mudah untuk dirangsang. Wanita sangat senang bila kakinya disentuh, dipijat, bahkan dihisap. Wanita akan sangat menikmati ketika daerah sensitif ini dimainkan oleh pria.




Banyak wanita yang menyukai saat pasangannya bermain-main di belakang pantatnya. Lakukan dengan cara meremas, memijat, atau mencium. Yang terpenting jangan memasukkan penis pada pantat.




Banyak saraf yang juga berujung pada area belakang lutut.Jangan kaget bila pasangan anda tiba-tiba menjadi liar setelah dielus atau dihisap daerah belakang lututnya. Namun karena area ini banyak saraf yang sangat sensitif, jangan terlalu berlebihan merangsang daerah ini, karena bisa jadi malah akan mengganggu suasana foreplay anda.




Paha juga merupakan daerah sensitive saat disentuh, diraba, atau dihisap. Berikan sentuhan dan kecupan mulai dari ujung kaki sampai ke paha, maka istri anda akan menggelinjang merasakan sensasi yang anda berikan.

READ MORE
Jogging untuk Menambah Berat Badan
Sulit dipercaya, Ternyata Jogging Mampu Menambah Berat Badan. Bagi Anda yang ingin menambah berat badan dan massa otot, mungkin Anda sering mendapat saran agar Anda menghindari latihan kardio, seperti jogging. Namun demikian, sebenarnya latihan kardio tetap perlu Anda lakukan untuk menjaga kadar lemak dalam tubuh Anda, serta menjaga kesehatan jantung Anda. Nah, artikel ini akan membahas berbagai hasil penelitian yang menunjukkan bahwa ternyata jogging, salah satu latihan kardio paling populer, mampu memberikan manfaat positif bagi Anda yang ingin menambah berat badan dan massa otot bebas lemak.
Meningkatkan Nafsu Makan
Salah satu alasan kenapa jogging dapat membantu Anda menambah berat badan adalah bahwa jogging dapat merangsang nafsu makan sehingga seseorang yang biasanya memiliki nafsu makan yang kurang bisa makan lebih banyak. Ini berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2010 lalu dan diterbitkan dalam “Journal of Sports Medicine and Physical Fitness”. Oleh karena itu, suplemen penambah berat badan (gainer) akan benar-benar membantu memasok kalori setelah latihan, terutama setelah sesi latihan jogging yang membakar cukup banyak kalori, sehingga jika dikonsumsi dengan tepat akan mampu membantu menambah berat badan dan massa otot dengan efektif.
Mempercepat Pemulihan
Alasan lain jogging dapat bermanfaat bagi mereka yang berusaha untuk menambah berat badan adalah karena kemampuannya untuk meningkatkan pemulihan setelah sesi latihan beban. Selama latihan beban, sejumlah besar asam laktat cenderung menumpuk dalam aliran darah dan harus dibersihkan untuk memastikan kinerja yang optimal dalam sesi latihan berikutnya. Penelitian dalam jurnal “Medicine and Science in Sports” menemukan bahwa jogging adalah salah satu metode yang paling efektif membersihkan asam laktat dari aliran darah, yang dapat memungkinkan performa latihan seseorang menjadi lebih baik dalam latihan beban di sesi berikutnya.
Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Alasan lain bahwa jogging dapat memberikan manfaat untuk memperoleh otot yang bebas lemak adalah karena efeknya pada sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin memiliki efek yang cukup besar pada kemampuan seseorang untuk memasok nutrisi dalam aliran darah, dan peningkatan sensitivitas insulin akan menyebabkan lebih banyak nutrisi yang dikirim ke otot-otot Anda dan mengurangi menyimpan lemak. Sebuah penelitian dalam jurnal “Medicine and Science in Sports and Exercise” menunjukkan bahwa latihan aerobik, seperti jogging, memiliki efek positif yang signifikan terhadap sensitivitas insulin.
Jangan Berlebihan
Sementara jogging telah terbukti memiliki manfaat bagi mereka yang ingin menambah massa otot dan berat badan, namun melakukan jogging terlalu banyak dapat memberikan dampak kurang baik untuk mencapai tujuan Anda. Alasannya adalah bahwa jogging akan mengaktifkan zat yang dalam “Journal of Applied Physiology” disebutkan dapat secara drastis menghambat sintesis protein. Jadi jogging yang berlebihan harus dihindari bagi Anda yang ingin menambah berat badan dan massa otot. Cukup lakukan jogging ataupun latihan kardio lainnya dalam porsi moderat, yaitu sekitar 2-3 kali saja dalam seminggu.

 sumber: http://duniafitnes.com/fitness-2/ternyata-jogging-mampu-membantu-anda-menambah-berat-badan.html
READ MORE
Mandy Moore termasuk artis yang selalu ingin tampil sempurna ketika tampil di layar kaca. Pelantun I Wanna Be With You itu selalu memastikan kondisinya sudah terlihat baik.

Ada kejadian yang lucu ketika dia akan tampil di lokasi syuting acara televisi barunya. Artis 27 tahun itu mencengkeram dadanya ketika hendak memulai syuting.

Mandy terlihat cantik memakai gaun berwarna kuning. Bintang film A Walk to Remember itu sepertinya takut terlambat menuju set yang sudah disiapkan. Karena itulah, dia merapihkan penampilannya sambil terus berjalan.

Namun, Mandy sepertinya lupa dengan keberadaan para paparazzi. Alhasil, perilaku Mandy itu berhasil diabadikan fotografer nakal. Demikian dikutip dari Dailymail, Rabu (28/3/2012).



http://noveloke.co.cc/cooment.gif
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
READ MORE




Hasil riset terbaru menemukan, foto yang Anda unggah di jejaring sosial memberitahu pengguna lain tentang diri Anda. Foto-foto ini membentuk kesan tentang Anda tanpa perlu kata-kata.


Para mahasiswa yang melihat foto Facebook teman sesama kampusnya sedang bersenang-senang dengan teman lain akan dinilai sebagai extravert atau peduli pada lingkungan sosial dan fisik. “Foto nampaknya menjadi cara utama orang membuat kesan pada orang-orang di situs jejaring sosial,” kata asisten profesor komunikasi Brandon Van Der Heide di Ohio State University yang memimpin penelitian ini, baru-baru ini.


Namun ada pengecualian saat foto itu di luar hal biasa atau menunjukkan seseorang dalam cahaya yang negatif. Dalam hal ini, orang menggunakan teks profil untuk membantu menafsirkan orang macam apa yang ada di profil itu.


“Orang akan menerima foto positif Anda sebagai petunjuk siapa Anda sebenarnya. Namun, jika foto itu aneh atau negatif dilihat dari berbagai cara, orang ingin mengetahui lebih lanjut sebelum membentuk sebuah kesan,” katanya. Van Der Heide yang melakukan penelitian ini bersama Jonathan D'Angelo dan Erin Schumaker yang merupakan mahasiswa pascasarjana di bidang komunikasi di Ohio State University.


Para peneliti ini melakukan dua studi. Dalam studi tersebut, 195 mahasiswa melihat profil Facebook tiruan dari orang yang diduga sesama mahasiswa. Profil itu sendiri memasukkan foto dan pernyataan tertulis mengenai ‘tentang saya’. Para partisipan diminta menilai seberapa extravert mahasiswa yang ada dalam profil tersebut dengan skala 1 (paling tidak extravert) hingga 7 (paling extravert) berdasarkan foto dan teks.


Para partisipan melihat salah satu dari empat profil yang menunjukkan foto ia sedang bersosialisasi dengan teman-teman dengan teks bertuliskan ‘Saya paling bahagia saat bergaul dengan kelompok besar teman’, ini menandakan orang itu ekstrovert.


Profil kedua memiliki foto sedang sendiri di bangku taman dan teks ‘Saya paling bahagia meringkuk di dalam kamar bersama sebuah buku bagus’ yang menandakan penggunanya merupakan orang yang introvert. Dua prodil sisanya dicampur dengan foto yang menunjukkan extravert dan teks menutup diri dan sebaliknya.


Pertanyaan para peneliti untuk menjawab mana yang lebih penting, foto atau teks dalam memutuskan apakah orang itu ekstrovert atau introvert. Hasil penelitian menunjukkan, foto pada umumnya merupakan hal terpenting dalam membentuk kesan pada orang lain, tutup Van Der Heide. [mdr/inilah.com]
READ MORE

arsip master unik

serba-serbi (279) unik (161) hot (151) Fakta (97) lifestyle (71) tips n trik (61) Public Figure (53) techno (53) misteri (43) animal (41) Sexology (32) humor (30) Sejarah (26) Mistik (20) asmara (19) musik (14) misteri luar angkasa (12) sport (12) otomotif (11) Politik (7) kisah (7) seni (5) Pasang Iklan (1) kata-kata mutiara (1)